Thursday, October 22AKURATnews.
Shadow

Breaking News

Komdigi Bantah Isu Pemerintah Batasi Akses Media Sosial Saat Demo DPR

Komdigi Bantah Isu Pemerintah Batasi Akses Media Sosial Saat Demo DPR

Breaking News, Business, Entertainment, News, Politics, Sports, Technology
Akuratnews.info – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah membatasi atau memblokir akses media sosial X (sebelumnya Twitter) saat berlangsungnya demonstrasi di depan Gedung DPR pada Kamis (28/8). Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Direktur Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar, usai beredar keluhan dari warganet yang sempat kesulitan mengakses platform tersebut. “Tidak ada arahan dari Komdigi maupun pemerintah untuk menurunkan atau membatasi akses terhadap platform media sosial pada saat aksi di DPR tanggal 28 Agustus,” jelas Alex, Jumat (29/8/2025). Baca juga: Seruan Demo Damai Ramai di Medsos, Warganet Tolak Perusakan Transportasi UmumGangguan Bukan Karena Pemerintah Isu ini mencuat setelah sejumlah pengguna melaporkan kes...
Seruan Demo Damai Ramai di Medsos, Warganet Tolak Perusakan Transportasi Umum

Seruan Demo Damai Ramai di Medsos, Warganet Tolak Perusakan Transportasi Umum

Breaking News, Business, Entertainment, News, Politics, Sports, Technology
Foto: Ambisius NewsAkuratnews.info – Seruan untuk menggelar aksi demonstrasi secara damai tanpa merusak fasilitas umum ramai digaungkan di media sosial. Ajakan ini muncul setelah tiga halte TransJakarta dirusak dan dibakar pada Jumat malam (29/8). Menurut keterangan resmi TransJakarta, halte yang menjadi sasaran vandalisme adalah Halte Polda, Halte Senen Toyota Rangga, dan Halte Sentral Senen. Kepala Departemen Humas TransJakarta, Ayu Wardhan, menyayangkan aksi perusakan tersebut. “TransJakarta sangat menyayangkan pengrusakan fasilitas publik. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas ini agar tetap bisa digunakan banyak orang,” ujarnya.Baca juga: Ini Janji Prabowo ke Keluarga Ojol yang Tewas Dilindas Mobil BrimobWarganet: Demo Boleh, Merusak Fasilitas Publik Jangan Ser...
Sundar Pichai Unggah Emoji Pisang, Google Rilis AI Edit Foto ‘Nano Banana’

Sundar Pichai Unggah Emoji Pisang, Google Rilis AI Edit Foto ‘Nano Banana’

Breaking News, Business, Entertainment, News, Politics, Sports, Technology
Foto: hindustanntimmesAkuratnews.info – Sundar Pichai secara tiba – tiba mengunggah sebuah postingan  3 buah emotikon pisang pada akun media sosial X  miliknya. Unggahan tersebut bukan tanpa sebab, diketahui Google meluncurkan alat penyuntingan AI terbaru yang diberi nama dengan “Nano Banana”. CEO Google tersebut sedang merayakan peluncuran AI terbaru dengan caranya sendiri. Google meluncurkan fitur untuk mengedit foto dengan AI terbaru mereka dalam Gemini. Sundar Pichai ternyata sedang memberikan sebuah ‘’kode” pada para pengikutnya tentang Nano Banana. Baca Juga Arab Saudi Luncurkan Humain Chat, Chatbot AI dengan Sentuhan Islami dan Bahasa Arab Fitur ini secara resmi diluncurkan sebagai Gemini 2.5 Flash Image dan dirancang untuk menghasilkan editan yang lebih alami dengan menj...
Bos Teknologi Dunia Sepakat: Gelar Kuliah Bukan Lagi Syarat Utama di Era AI

Bos Teknologi Dunia Sepakat: Gelar Kuliah Bukan Lagi Syarat Utama di Era AI

Breaking News, Business, Entertainment, News, Politics, Sports, Technology
Sumber: fran innocenti / UnsplashAkuratnews.info – Di tengah revolusi besar yang dipicu oleh kecerdasan buatan (AI), semakin banyak CEO raksasa teknologi yang mulai mempertanyakan pentingnya gelar sarjana sebagai syarat mutlak untuk sukses. Pendidikan tinggi memang bernilai, tetapi kini bukan lagi satu-satunya jalan untuk meniti karier di industri teknologi modern. Fenomena ini bukan hal baru. Sejarah sudah membuktikan, banyak tokoh besar seperti Steve Jobs, Bill Gates, hingga Mark Zuckerberg yang berhasil mencetak sejarah meski tak pernah menuntaskan kuliahnya. Kini, di era AI yang mengubah pola kerja dengan cepat, pandangan kritis terhadap "keharusan kuliah" semakin menguat.Baca juga: Korea Selatan Larang Siswa Pakai HP di Sekolah Mulai 2026, Alasannya Bikin Kaget! Alex Karp: Gelar Bukan...
370.000 Obrolan Pengguna Grok Bocor ke Google Search, Data Sensitif Ikut Terekspos

370.000 Obrolan Pengguna Grok Bocor ke Google Search, Data Sensitif Ikut Terekspos

Breaking News, Business, Entertainment, News, Politics, Sports, Technology
Sumber: the informationAkuratnews.info – Bagi Anda yang pernah menggunakan chatbot AI Grok, ada kabar mengkhawatirkan. Laporan terbaru mengungkap bahwa lebih dari 370.000 percakapan pengguna Grok terekspos ke publik dan bahkan bisa ditemukan di hasil pencarian Google. Padahal, obrolan dengan chatbot seharusnya bersifat pribadi. Fakta ini membuat banyak pengguna cemas karena informasi sensitif berpotensi tersebar bebas di internet.Baca juga: OpenAI o3 vs Grok 4: Duel Catur di Kaggle, Disaksikan Magnus Carlsen Obrolan Pribadi Grok Tersebar di Internet Kasus ini pertama kali diungkap oleh Forbes. Menurut laporan, Grok – asisten AI buatan xAI milik Elon Musk – secara otomatis mempublikasikan percakapan ketika pengguna menekan tombol Share. Seharusnya, fitur tersebut hanya membuat tautan pribad...
Pria 60 Tahun Keracunan Setelah Ikuti Saran Diet ChatGPT, Begini Faktanya

Pria 60 Tahun Keracunan Setelah Ikuti Saran Diet ChatGPT, Begini Faktanya

Breaking News, Business, Entertainment, News, Politics, Sports, Technology
Foto: New York PostAkuratnews.info – Sebuah insiden mengejutkan datang dari Amerika Serikat. Seorang pria berusia 60 tahun harus dirawat intensif selama tiga minggu setelah mengikuti saran diet yang diberikan oleh ChatGPT, chatbot AI milik OpenAI. Kasus ini menjadi pengingat penting bahwa saran kesehatan dari AI tidak bisa menggantikan konsultasi medis profesional. Awal Mula: Diet Sehat yang Berujung Petaka Pria tersebut awalnya hanya ingin mengurangi konsumsi garam dapur (natrium klorida/NaCl), sesuai rekomendasi CDC (Centers for Disease Control and Prevention) yang menyebut konsumsi garam berlebih dapat meningkatkan risiko hipertensi, serangan jantung, hingga stroke. Namun, alih-alih menyarankan garam rendah natrium atau bumbu pengganti, ChatGPT justru memberi jawaban yang berbahaya: men...
6 Cara Ampuh Membersihkan RAM di Windows agar Laptop Kembali Ngebut

6 Cara Ampuh Membersihkan RAM di Windows agar Laptop Kembali Ngebut

Breaking News, Business, Entertainment, News, Politics, Sports, Technology
Sumber: Sunrise King / UnsplashAkuratnews.info – Pernah merasa laptop atau PC Windows tiba-tiba lemot padahal spesifikasi masih mumpuni? Masalahnya sering kali bukan di prosesor atau penyimpanan, melainkan RAM yang kepenuhan. Memang, Windows cukup pintar dalam mengelola memori, dan penggunaan RAM tinggi tidak selalu buruk. Namun, kalau performa sering tersendat, artinya sudah saatnya melakukan sedikit “pembersihan” agar PC lebih ringan. Berikut enam cara simpel namun ampuh untuk membebaskan RAM di Windows.Baca juga: Warga Rusia Wajib Pasang Aplikasi MAX Buatan Pemerintah Mulai 1 September! 1. Tutup Aplikasi Latar Belakang yang Tidak Penting Banyak aplikasi berjalan diam-diam di background, seperti Slack, Teams, atau software RGB, yang tanpa sadar menghabiskan RAM. Buka Task Manager denga...
RU1, Teknologi Anyar dari Swedia yang Diklaim Bisa Geser Starlink

RU1, Teknologi Anyar dari Swedia yang Diklaim Bisa Geser Starlink

Breaking News, Business, Entertainment, News, Politics, Sports, Technology
Sumber: antaranewsAkuratnews.info – Starlink, proyek internet satelit milik Elon Musk yang selama ini mendominasi percakapan soal konektivitas global, kini mendapat pesaing serius. Bukan dari raksasa teknologi lain, melainkan dari startup Swedia bernama TERASi. Mereka baru saja memperkenalkan sistem komunikasi radio terbaru bernama RU1, yang diklaim jauh lebih cepat, ringkas, dan aman dibandingkan Starlink.Baca juga: SpaceX Siapkan Starlink Komunitas: Internet Murah untuk Desa dan Daerah Terpencil Kecil, Ringkas, dan Mudah Dipakai Salah satu keunggulan RU1 adalah bentuknya yang mungil dan praktis. Tidak seperti Starlink yang membutuhkan piringan besar dan instalasi teknisi, RU1 hadir dalam bentuk kotak kecil yang bisa langsung dipasang di tripod, dibawa dengan drone, hingga ditempatkan di ...
10 Emoji yang Sering Disalahartikan dan Arti Sebenarnya

10 Emoji yang Sering Disalahartikan dan Arti Sebenarnya

Breaking News, Business, Entertainment, News, Politics, Sports, Technology
Sumber: wu yi / UnsplashAkuratnews.info – Emoji sudah jadi bagian penting dalam percakapan digital sehari-hari. Dari WhatsApp, komentar media sosial, hingga rapat online di Slack atau Teams, hampir semua orang pasti pernah memakainya. Alasannya jelas: emoji membuat komunikasi lebih cepat, ekspresif, dan terasa lebih “hidup”. Namun, di balik kemudahan itu, emoji juga sering menimbulkan salah paham. Menurut survei Preply, 81% responden pernah bingung dengan arti emoji tertentu. Satu simbol kecil bisa ditafsirkan berbeda tergantung konteks dan siapa penerimanya.Baca juga: Emoji Baru akan Dirilis Tahun Depan! Dari Mahkluk Mitos Hingga Paus Orca Nah, berikut ini daftar 10 emoji yang paling sering disalahartikan beserta arti sebenarnya. 1. Emoji Cat Kuku (💅) Arti populer: gaya hidup mewah, ele...
Xiaomi HyperOS 3 Resmi Hadir: Android 16 & Fitur Baru Super Canggi

Xiaomi HyperOS 3 Resmi Hadir: Android 16 & Fitur Baru Super Canggi

Breaking News, Business, Entertainment, News, Politics, Sports, Technology
Foto: Huawei CentralAkuratnews.info - Xiaomi resmi memperkenalkan HyperOS 3, sistem operasi terbarunya berbasis Android 16 dengan dukungan native untuk Android 15 dari Google, dalam acara di Tiongkok pada Rabu (28/8/2025). Bersamaan dengan peluncuran, Xiaomi membuka program beta untuk sejumlah perangkat tertentu. Meski belum ada jadwal resmi peluncuran penuh, jika mengikuti pola sebelumnya, pembaruan sistem Xiaomi dilakukan bertahap: uji internal, closed beta untuk pengguna terbatas, hingga public beta. Saat ini HyperOS 3 sudah memasuki tahap public beta, yang biasanya berlangsung 6–8 minggu. Dengan demikian, versi final diperkirakan hadir pada Oktober 2025.Baca juga: Ini 31 HP Xiaomi, Poco, dan Redmi yang Berhenti di Android 15 Tapi Kebagian HyperOS 3 Jadwal Pembaruan HyperOS 3 Xiaomi mem...