Wednesday, October 21AKURATnews.
Shadow

Technology

Elit scripta volumus cu vim, cum no vidit prodesset interesset. Mollis legendos ne est, ex pri latine euismod apeirian. Nec molestie senserit an, eos no eirmod salutatus.

Samsung Galaxy Z Fold 7 & Flip 7 Resmi Rilis di Indonesia: Langsung Jadi Sorotan!

Samsung Galaxy Z Fold 7 & Flip 7 Resmi Rilis di Indonesia: Langsung Jadi Sorotan!

Breaking News, Business, Entertainment, News, Politics, Sports, Technology
Foto: SamsungAkuratnews.info - Samsung akhirnya menghadirkan secara resmi Galaxy Z Fold 7 dan Galaxy Z Flip 7 ke pasar Indonesia pada 30 Juli – 1 Agustus 2025. Kehadiran kedua ponsel foldable ini sekaligus menandai pembukaan pre-order sejak 9 Juli hingga 31 Juli 2025, dengan berbagai promo menarik seperti cashback, trade-in, upgrade memori, hingga perlindungan layanan eksklusif. Samsung kini hadir dengan desain yang lebih elegan: Z Fold 7 menjadi ponsel lipat paling tipis dan ringan dengan ketebalan hanya 8,9 mm saat dilipat dan 4,2 mm saat terbuka, berat 215 g, sementara Z Flip 7 hanya seberat 188 g saat dilipat dengan ketebalan 13,7 mm. Varian warna terbaru seperti Blue Shadow mendominasi, menjadikannya pilihan populer di pasaran. Baca Juga Bos ChatGPT: AI Bisa Tiru Suara dan Bobol Rek...

Sam Altman Peringatkan: Wahai Anak Muda, Jangan Umbar Rahasia ke ChatGPT!

Breaking News, Business, Entertainment, News, Politics, Sports, Technology
Akuratnews.info – Di era digital saat ini, ChatGPT menjadi salah satu alat yang paling sering digunakan oleh anak muda untuk berbagai keperluan—mulai dari mengerjakan tugas kuliah, mencari inspirasi bisnis, hingga sekadar curhat soal masalah pribadi. Namun baru-baru ini, CEO OpenAI, Sam Altman, menyampaikan peringatan serius: “Jangan suka umbar rahasia ke ChatGPT.” Peringatan ini bukan tanpa alasan. Meskipun ChatGPT dirancang untuk membantu pengguna dalam banyak hal, ia bukan ruang privat seperti konsultasi dengan dokter, pengacara, atau terapis. Artinya, informasi yang dibagikan ke chatbot ini tidak memiliki perlindungan hukum khusus.Baca juga: Pencipta ChatGPT Sam Altman: Pekerjaan Ini Akan Hilang Total karena AI! Kenapa Jangan Umbar Rahasia ke ChatGPT? Dalam podcast The Logan Bartlett S...
Mulai 1 Agustus 2025, Tarif Pajak Penghasilan Kripto Naik Jadi 0,21%

Mulai 1 Agustus 2025, Tarif Pajak Penghasilan Kripto Naik Jadi 0,21%

Breaking News, Business, Entertainment, News, Politics, Sports, Technology
Foto: VOIAkuratnews.info – Pemerintah Indonesia kembali membuat gebrakan besar di sektor aset digital. Mulai 1 Agustus 2025, tarif Pajak Penghasilan (PPh) final atas transaksi aset kripto resmi naik menjadi 0,21%. Kebijakan ini ditetapkan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 50 Tahun 2025, menggantikan aturan sebelumnya di PMK 68/2022. Kenaikan ini menjadi sorotan utama bagi para pelaku pasar kripto—baik investor ritel maupun institusi—karena memengaruhi biaya transaksi sekaligus mencerminkan pergeseran arah regulasi kripto di Indonesia.Baca juga: Jangan Salah! Ini Perbedaan Bitcoin dan Blockchain yang Wajib Kamu Pahami Kenapa PPh Kripto Naik Menjadi 0,21%? Sebelumnya, tarif PPh final untuk transaksi kripto adalah: 0,1% di platform yang terdaftar di Bappebti 0,2% di platform ti...
Transaksi Judi Online Menurun Drastis, PPATK Sebut Efek Blokir Rekening Nganggur

Transaksi Judi Online Menurun Drastis, PPATK Sebut Efek Blokir Rekening Nganggur

Breaking News, Business, Entertainment, News, Politics, Sports, Technology
Foto: DiswayAkuratnews.info - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyampaikan adanya penurunan signifikan pada transaksi judi online setelah mereka memblokir rekening-rekening bank yang tidak aktif atau dormant. Menurut Kepala PPATK Ivan Yustiavandana, nilai transaksi setoran judi online sebelumnya mencapai lebih dari Rp 5 triliun. Namun, setelah pemblokiran dilakukan, jumlah tersebut menurun tajam hingga hanya tersisa sekitar Rp 1 triliun. “Ketika rekening dormant kami bekukan, deposit judi online langsung turun lebih dari 70%,” jelas Ivan, Kamis (31/7/2025). Ratusan Juta Rekening Dicek, Puluhan Juta Sudah Dibuka Ivan menjelaskan bahwa lebih dari 28 juta rekening yang sebelumnya diblokir kini sudah dibuka kembali. Hal ini dilakukan setelah PPATK memastikan kelengkap...
India Resmi Geser China Sebagai Eksportir Smartphone Terbesar ke AS, Ini Sebabnya!

India Resmi Geser China Sebagai Eksportir Smartphone Terbesar ke AS, Ini Sebabnya!

Breaking News, Business, Entertainment, News, Politics, Sports, Technology
Foto: RedditAkuratnews.info - “Rantai pasok global tidak berubah karena kebetulan, melainkan karena tekanan dan strategi.” Pernyataan ini mencerminkan dinamika industri smartphone dunia saat ini, di mana pusat produksi perlahan bergeser dari Tiongkok ke India. Lonjakan Ekspor Smartphone India ke AS Menurut laporan terbaru dari Canalys yang dikutip CNBC, ekspor smartphone dari India ke Amerika Serikat melonjak hingga 240% dibanding tahun sebelumnya. Pada kuartal II 2025, India menyumbang 44% dari total impor smartphone AS, mengalahkan Vietnam (30%) dan bahkan China (25%). Angka ini bukan hanya statistik biasa, tetapi penanda bahwa India kini menjadi pusat baru produksi smartphone global.Baca juga: Waspada HP Palsu Beredar di Indonesia, Begini Cara Cek Ori atau KW Apple Pindahkan Produksi i...
Meta Perkenalkan Superintelligence: AI Personal untuk Ubah Cara Kita Hidup

Meta Perkenalkan Superintelligence: AI Personal untuk Ubah Cara Kita Hidup

Breaking News, Business, Entertainment, News, Politics, Sports, Technology
Akuratnews.info - “Superintelligence bukanlah alat untuk menggantikan manusia, melainkan untuk memberdayakan mereka.” Pernyataan Mark Zuckerberg ini, yang tertulis dalam surat terbuka di blog resmi Meta pada 30 Juli 2025, menjadi titik balik penting dalam cara dunia memandang kecerdasan buatan (AI). Di tengah dominasi narasi AI sebagai alat otomatisasi dan efisiensi, Meta memilih jalur berbeda: menjadikan AI sebagai mitra personal yang memperkuat aspirasi manusia. Visi Zuckerberg: AI untuk Mempercepat Kemajuan Hidup Manusia Meta menegaskan bahwa Superintelligence yang mereka kembangkan bukan sekadar jargon pemasaran. Zuckerberg menyatakan bahwa teknologi ini dirancang untuk membantu manusia mempercepat kemajuan hidupnya—bukan menggantikan mereka dalam sistem kerja. Artinya, AI tidak lagi s...
iPhone Lipat Pertama Apple Dirumorkan Rilis 2026, Harganya Setara Galaxy Z Fold 7

iPhone Lipat Pertama Apple Dirumorkan Rilis 2026, Harganya Setara Galaxy Z Fold 7

Breaking News, Business, Entertainment, News, Politics, Sports, Technology
Foto: PhoneArenaAkuratnews.info – Rumor soal kehadiran iPhone lipat pertama dari Apple kembali mencuat. Kali ini, bocoran terbaru tak hanya mengungkap perkiraan harga dan spesifikasi, tetapi juga jadwal peluncuran yang dinanti. Jika benar, ini akan menjadi titik balik Apple dalam memasuki persaingan pasar smartphone lipat premium, yang selama ini didominasi oleh Samsung. Harga iPhone Lipat Diprediksi Rp 33 Juta, Setara Galaxy Z Fold 7 Menurut laporan dari lembaga keuangan global JPMorgan, Apple diperkirakan akan membanderol iPhone lipat pertamanya seharga USD 1.999 atau sekitar Rp 33 jutaan. Ini menyamai harga Samsung Galaxy Z Fold 7 256 GB, yang juga dijual di kisaran angka tersebut di pasar AS.Baca juga: Curi Perhatian! Pria Ini Diduga Pegang iPhone 17 Pro, Netizen Heboh Bedah Kameranya ...
Skill AI Indonesia Melesat! Kalahkan India dan Qatar di Laporan Coursera 2025

Skill AI Indonesia Melesat! Kalahkan India dan Qatar di Laporan Coursera 2025

Breaking News, Business, Entertainment, News, Politics, Sports, Technology
Foto: SpringboardAkuratnews.info – Di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI), keterampilan di bidang ini menjadi aset paling berharga dalam pasar kerja global. Tapi, seberapa siap negara-negara Asia menghadapi gelombang revolusi AI ini? Jawabannya terungkap lewat Global Skills Report 2025 yang dirilis Coursera, platform pembelajaran online terbesar di dunia. Laporan ini mengukur kematangan AI di 109 negara, dan hasilnya: Indonesia menunjukkan kemajuan besar, bahkan berhasil mengungguli India dan Qatar! Metodologi Global Skills Report 2025 Coursera menggunakan data dari 170 juta pengguna global untuk mengevaluasi tiga keterampilan utama yang relevan dengan AI: Data ini dipadukan dengan sumber terpercaya seperti Bank Dunia dan WIPO, menghasilkan AI Maturity Index yang mencermin...
Printer 3D Ubah Limbah Makanan Jadi Cangkir & Sendok Dalam Sekejap

Printer 3D Ubah Limbah Makanan Jadi Cangkir & Sendok Dalam Sekejap

Breaking News, Business, Entertainment, News, Politics, Sports, Technology
Foto: designboomAkuratnews.info – Di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap limbah makanan global, peneliti dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) meluncurkan inovasi revolusioner: printer 3D bertenaga AI yang mampu mengubah sisa makanan rumah tangga seperti kulit pisang, ampas kopi, hingga kulit telur menjadi benda fungsional seperti sendok, gelas, hingga tatakan. Inovasi ini tidak hanya menghadirkan teknologi canggih, tapi juga menjadi solusi praktis untuk mengurangi emisi karbon, memperkuat ekonomi sirkular, dan meningkatkan kesadaran lingkungan di rumah tangga.Baca juga: China Gunakan Printer 3D Buat Bangun Bendungan Ubah Kulit Pisang Jadi Gelas Melansir Designboom dan Liputan6, alat ini diberi nama Foodres.AI. Printer ini bekerja dengan algoritma AI deteksi objek yang ter...
CEO Nvidia Angkat Bicara: Tanpa Ilmuan AI China, Dunia Teknologi Bisa Tertinggal

CEO Nvidia Angkat Bicara: Tanpa Ilmuan AI China, Dunia Teknologi Bisa Tertinggal

Breaking News, Business, Entertainment, News, Politics, Sports, Technology
Foto: ReutersAkuratnews.info – Pernyataan CEO Nvidia, Jensen Huang, baru-baru ini menggegerkan dunia teknologi. Ia menyebut bahwa ilmuwan AI asal China memainkan peran vital dalam kemajuan kecerdasan buatan secara global. Hal ini bukan hanya opini—namun berdasar pada realita kontribusi besar mereka dalam pengembangan teknologi AI terdepan. Ilmuwan China Dominasi Industri AI Global Fakta mencengangkan datang dari internal perusahaan teknologi raksasa. Ketika CEO Meta, Mark Zuckerberg, merekrut tim peneliti AI, 7 dari 11 penelitinya berasal dari China. Bukan hanya di Meta, para talenta asal Tiongkok juga mengisi posisi penting di perusahaan seperti Google, Microsoft, Nvidia, hingga OpenAI. Di tengah memanasnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan China, kedua negara ini justru be...